entah

jika kau anggap cinta adalah segalanya dalam hidupmu
maka kau salah besar.karna belum tentu cinta yang temukan sekarang adalah cinta sejatimu.
dan jangan kau lupakan sahabatmu hanya untuk cinta yang belum tentu

“hanya pendapatku😛 “

RJ

ini cerita paling ngarang
ada ini 100% GAJE 😛
.
.
.
.
.

Kenalin,namaku Juliet.aku sekolah disalah satu SMP di Bandung.Aku punya adik,namanya Valent.Aku dan Valent beda satu tahun.aku sekarang kelas 2,aku beda sekolah sama Valent.Tapi masih satu arah.
Hidupku yang bahagia,bertambah bahagia saat aku ketemu sama cowok itu.cowok itu dateng tiba tiba,dan bisa bikin kau kaget.Tapi dia adalah sahabat terbaikku.aku enggak bakal ngelupain dia,tapi sayang.Dia harus pergi.dan sampe sekarang belum pulang.Namanya Romeo.Dia harus pergi buat berobat.
Waktu itu,aku lagi danau deket tempat camping sama yang lainnya karena kita lagi disuruh kumpul.Kita lagi dengerin pengarahan guru,dan tiba tiba Romeo dateng dan ngagetin kita berdua.Waktu itu dia dateng bareng sama ayahnya,dan kayaknya kebetulan dia juga lagi jalan jalan.Tiba tiba,dia sama ayahnya nyamperin kita semua,dan dari situ aku tau kalau ayahnya Romeo itu,pemilik tempat kemping ini,dan salah satu infestor terbesar disekolah kita.
“Permisi,saya disini hanya ingin mengantarkan anak saya.Dia bilang,dia ingin melihat kegiatan disini.Tapi itu kalau diizinkan”
“O…Pak Mario,tentu saja boleh.silahkan.”
Waktu guruku dan Pak Mario lagi ngomong ngomong,dan Romeo setia dibelakangnya,aku sama yang lainnya ketawa ketawa,aku sibuk sama sahabat baikku Indi,dan yang lainnya juga sibuk sendiri.Waktu itu,tiba tiba Romeo sama ayahnya dan guruku dateng kearahku sama Indi.
“Hai…kenalin namaku Romeo wijaya,kamu Julietkan?”
“Iya,dari mana kamu tau namaku?”
“Dari gurumu.Aku tau kita belum kenal,tapi aku boleh enggak minta satu hal sama kamu?walau aku tau kamu pasti pikir aku gila karena baru kenal udah minta sesuatu sama kamu.”
“Enggak papa,kalau aku bisa bantu,aku bakal kabulin kok.memangnya apa yang bisa aku bantu.”
“Aku Cuma minta satu,apa kamu mau jadi temenku?Aku pingin bisa ketawa,seneng seneng,jalan jalan bareng sama temen,cerita cerita sama temen.liburan sama temen.AKu pingin kayak gitu.”*tanpa sadar,air matanya keluar dan basahi pipinya
“Memangnya kenapa kamu selama ini enggak ngelakuin itu semua sama temen kamu?dan kenapa aku?”
“Kalau aku punya temen akuakan lakuin itu,tapi sayangnya aku enggak punya.dan kenapa aku pilih kamu,aku sendiri juga enggak tau,aku langsung tertarik saat pertama liat kamu.Adi kamu mau?”’
Tiba tiba,dari hidung Romeo,keluar darah,karena panic,Juliet langsung ambil tissue yang ada ditasnya,tapi waktu dia baru ambil tissue itu,Romeo udah lari ninggalin ayah dan Juliet.Mereka berduapun ngejar Romeo.
“Romeo,balik kesini,hidung kamu itu berdarah.aku bersihin dulu.”*tapi sayang,Romeo tetep enggak berhenti lari
“Enggak,aku enggak mau.aku bisa bersihin ini sendiri.”
“Romeo Wijaya!berhenti atau kita enggak akan jadi temen!”
Setelah itu,Romeo berhenti dan langsung ke arah Juliet.
“Koq gitu?kamu harus mau jadi temen ku,biar aku bisa……”*sebelum selesai ngomong,Romeo nangis lagi
“ Makanya,kalo kamu mau jadi temenku,kamu harus nurut dulu,sini aku bersihin.Cepet.”*ucap Juliet dengan nada sedikit meninggi
“Iya iya,tapi janji kamu mau jadi temenku?”
“Iya,aku janji.cepet sini dan jangan lari lagi.”
Setelah itu,Romeo nurut sama omongan Juliet.Dan setelah semuanya diberesin,Juliet nepatin janjinya buat jadi sahabat Romeo.Dan setelah itu,Romeo tiba tiba narik tangan Juliet dan bawa Juliet kedanau deket situ.
“kita mau ngapan disini?apa kamu mau berenang?”Tanya Juliet yang bingung kenapa tiba tiba dia dibawa kesana.
“ya masa’ mau berenang?aku aja engga bisa berenang.aku ngajak kamu kesini karena aku mau makan siang sama kamu dan juga aku mau cerita sama kamu,tapi kalau boleh.”jawab Romeo
“Oh…boleh,kamu certain aja semua yang kamu mau certain sama aku,aku bakal dengerin semuanya.”jawab Juliet dengan penuh senyum.
Lalu,Romeo mulai menceritakan kisah hidupnya yang menurutnya kurang beruntung,atau bahkan tidak beruntung itu.karena sejak kecil dia sakit sakitan,dan sampai akhirnya satu tahun terakhir ini dia kena leukimea.dia berfikir bahwa hidupnya ini adalah sebuah keajaiban,bagaimana mungkin orang yang sejak kecil sudah sakit sakitan,sampai sekarang bisa tetap hidup.dia juga cerita tentang hidupnya yang selalu sendiri,tidak pernah ada teman yang mau mendengar semua ceritanya,bahkan mereka sedikit demi sedikit mulai pergi dari kehidupan Romeo.Saat itu,tanpa Romeo sadari,air matanya membasahi pipinya.dan saat itu juga,Juliet langsung menenangkan Romeo.
“Udah,jangan nangis lagi.Aku janji.mulai sekarang aku bakal jadi temen,bukan,aku bakal jadi sahabatmu.Aku akan selalu denger semua curhatanmu.aku bakal selalu ada disampingmu kalau kamu butuh aku.”ucap Juliet sambil disekanya air mata Romeo
“Kamu janjikan?”
“iya,aku janji.akukan bilang,kita ini sahabat.sahabat itu akan ada saat salah satu membutuhkannya,dan menerima satu sama lain apa adanya.”
Kata kata Juliet itu,membuat Romeo kembali menumpahkan air matanya.
“Kenapa kamu nangis lagi?apa aku salah ngomong ya?”Tanya Juliet panic,tapi Romeo Cuma ketawa
“Ternyata kalau kamu nangis kamu lucu banget ya.”ucap Romeo sambil mengacak acak rambut Juliet.
“ye…kenapa malah bercanda?o…iya…aku boleh bikin permintaan sama kamu enggak?”
“Apa?aku bakal kasih semua yang sahabatku mau.”
“Apaan sich,aku Cuma mau minta…ya,mugnkin bukan minta,tapi Tanya…”
“Apa?bilang aja.”
“Boleh enggak kalau aku panggil kamu Meo?”
“Meo ya?ehm………Boleh deh…ini aku anggap sebagai panggilan persahabatan kita,kalau gitu,boleh enggak kalau aku panggil kamu Juie?Aku kan juga mau manggil kamu pake panggilan yang special.”
“Boleh…berarti mulai sekarang namaku Juie.Dan nama kamu Meo.Gimana?”
“Akhirnya aku punya sahabat juga.”Meo tiba tiba memeluk Juie
Setelah itu,mereka ngobrol sampai sore,dan akhirnya Meo dan ayahnya memutuskan untuk iku berkemah disana.Berhari hari mereka berdua lewati dengan sangat bahagia,lari lari ditepi danau,main gelembung air.Rasanya mereka bahagia sekali.
Begitu pulang dari kemah itupun,hubungan keduanya semakin dekat,namun akhir akhir ini,kesehatan Meo semakin memburuk.Pagi ini adalah hari pertama diliburannya.Tapi,saat dia tengah bersiap siap akan pergi.Tiba tiba dia mendapat telp dari orang tua Meo,bahwa Meo ada dirumah sakit,dan dia diminta untuk segera kerumah sakit karena keadaan Meo kurang baik,dan Meo selalu mencarinya.Tanpa pikir panjang,Juie langsung pergi dan begitu dia sampai disana,orang tua Meo sudah menunggu Juie dan mereka masuk kekamar Meo,dan mempersilahkan Juie untuk bertemu dengan Meo.Tanpa terasa,air mata Juie sudah membasahi pipinya.Namun,saat Juie datang,Meo tengah tak sadarkan diri.Dan saat Juie melihat keadaan Meo sekarang,dadanya rasanya begitu sakit,wajah polosnya terlihat begitu kesakitan.
“Meo,aku datang.Sekarang buka matamu,dan tunjukan padaku senyum terbaikmu.Aku juga sudah libur,jadi kita bisa memulai semua yang sudah kamu rencanakan,kita bisa main bareng,ketawa bareng,terus kita bisa picnic di tepi danau,dan kita bisa lihat matahari tenggelam berdua.Inikan yang kamu mau selama ini,jadi sekarang buka matamu.Kita mulai liburan kita.”ucap Juie dengan air mata yang terus mengalir tanpa henti
“Sudahlah Juie,kamu tidak perlu begitu,itu akan semakin menyakitkanmu.Dokter bilang tidak banyak waktu yang dia miliki.Jadi kamu jangan seperti ini.”ucap Ibu Meo
“Kamu dengar itu Meo?mereka bilang waktumu tidak banyak lagi,itu semu atidak benarkan?ayo…tunjukan pada mereka,kalau waktumu masih banyak,buka matamu,dan tunjukan senyummu.Senyum yang selalu kautunjukan padaku dulu.Buka Matamu,Aku Mohon,jangan buat aku menderita seperti ini.Ayolah Meo…buka matamu.Aku mohon.”Ucap Juie pada Meo yang masih tetap enggan membuka matanya.
Juie tetap tak bisa menghentikan tangisnya.Tangisnya makin menjadi dan diapun membenamkan kepalanya ditepi tempat tidur Meo.Air matanya mulai berhenti sedikit demi sedikit saat tangan Meo mengelus kepalanya.
“Kenapa kamu nangis?baru kali ini aku lihat kamu nangis.”Ucap Meo sambil tertawa kecil
“Ini semua salahmu,kamu yang bikin aku jadi gini.Harusnya kamu buka matamu dari tadi.”
“Kalau gitu,aku minta maaf.Mulai sekarang,aku enggak akan bikin kamu nangis lagi.Kamu tau,apa yang bikin aku sadar?”
“Aku pegang janjimu.Memang apa?”
“Tadi aku diruangan yng enggak ada siapa siapa,dan aku enggak bisa lihat apa apa,tapi tiba tiba ada suara yang manggil manggil aku terus,dan suara itu yang menuntun aku kembali kesini,dan kamu tau itu suara siapa?itu adalah suaramu.Apa yang kamu mau dariku,karena kamu udah bawa aku balik kesini?”
Sebelum Juie menjawab pertanyaan Meo,tiba tiba dokter dan Ayah Meo masuk,dan mereka bilang,bahwa Meo bisa sembuh total,asalkan dia mau dirawat di Amerika.Tapi sayang Meo menolaknya,semua orang dibuat kaget oleh hal itu.
“Meo,kamu mau tau,apa yang aku mau dari kamu?aku mau,kamu pergi ke Amerika,Dan kembali kesini dalam keadaan sembuh total.”
“Aku takut kalau aku pergi nanti,dan saat aku balik.Kamu udah nemu sabat yang baru,dan aku kamu lupain.”ucap Meo dengan bibir yang manyun
“Memang ada alasan untuk aku cari sahabat baru?Selamanya,Juie dan Meo adalah sahabat sejati.dan tidak akan ada yang mampu mengubahnya.”jawab Juie tegas
“Kamu janji ya sama aku?disini ada orang tuaku dan dokter,mereka jadi saksi.”ucap Meo
“Oke,tapi kalau kamu sampe sampai ingkar janji,aku enggak bakal maafin kamu.”
“Ingkar janji apa?”Tanya Meo bingung
“Kamu harus janji,saat kamu balik nanti,kamu enggak boleh berubah,dan kalau kamu udah dapet sahabat baru,kamu enggak boleh lupa sama aku.”pinta Juie
“Ok,aku janji sama kamu,tapi waktu aku balik nanti,kamu harus mau nemenin aku buat jalan jalan,buat ngulang waktu kita liburan berdua.”jawab Meo
Lalu,seminggu kemudian,Meo dan Ayahnya pergi ke Amerika,Ibu Meo tidak ikut karena dia harus mengerjakan semua pekerjaannya.
Hari hari Juie makin tak menentu.Tidak ada lagi semangat dalam dirinya.Setiap hari Juie kerumah Meo dan membantu ibunya.Itu sudah ia lakukan selama Meo pergi,dan itu sudah dua tahun.Hari ini,menurut kabar yang iya dengar dari ibu Meo.Meo dan ayahnya hari ini akan pulang,dan besok dia akan sampai.Saat mendengar semua itu,Juie kembali menemukan semangat hidupnya.Dia langsung siap siap,dan pergi ke bandara buat jemput Meo dan Ayahnya.Begitu sampai dibandara,Juie dan Ibu Meo langsung bertemu sama Meo dan Ayahnya.Juie seneng baget waktu ketemu sama Meo lagi.Tapi sayang,ada yang berubah dari Meo.
Hari ini,rencananya Meo dan keluarganya bakal Liburan bareng sama Juie.Tapi sikap meo bener bener enggak bisa ditebak.Dia jadi kasar,dan arogan.Sikapnya itu bener bener bikin Juie kaget,tapi sebenernya yang kaget bukan hanya Juie,tapi juga orang tuanya.
“Kenapa sich kita harus kesini?kayak anak kecil aja,main main disini,dan kamu,berhenti main gelembung air kayak anak kecil tau.”ucap Meo dengan suara tinggi
“Bukankah ini yang kamu mau?dulu waktu dirumah sakit kamu bilang kalau waktu kamu pulang,kamu mau picnic dan main gelembung.”Ucap Juie yang matanya mulai berkaca kaca
“Itu DULU…beda dengan sekarang.Semua itu terlalu kekanak kanakan,aku muak…Dan juga.Aku udah bosen,setiap kamu telfon atau apa,kamu selalu panggil aku Meo.Namaku itu ROMEO,bukan Meo.Dan kamu harus inget,itu udah dua tahun yang lalu.Semua janji yang kitabuat itu udah enggak ada gunanya lagi.Ngerti kamu.”ucap Romeo dengan kasar.mendengar semua kata kata Romeo,air mata Juliet,tidak dapat dibendung lagi.
“Jadi bagimu semua itu tidak ada artinya?Semua adalah kenangan?hah…aku memang bodoh,kenapa aku harus percaya dengan semua omonganmu dulu,lebih bodoh lagi saat habiskan dua tahun dalam hidupku dengan sia sia hanya untuk menunggumu.Aku memang bodoh.”jawab Juliet dengan air mata yang tidak bisa ia hentikan lagi
“Dengar,jangan pernah menangis didepanku.Dan satu lagi,janagn pernah muncul dihadapanku lagi.Aku rasa kamu sudah tidak ada urusan disini.Kamu lebih baik pergi.”ucap Romeo ketus
“Aku memang Bodoh,mulai sekarang,aku tidak akan pernah muncul dihadapanmu lagi.”Jawab Juliet yang langsung pergi meninggalkan Romeo dan Orang tuanya.
Begitu sampai dirumah,Juliet langsung masuk kekamarnya dan mengunci pintu kamarnya dan mematikan hpnya.Sudah lima hari Juliet tidak keluar dari kamarnya.Setiap hari dia hanya makan camilan dan minum,sisa waktunya ia habiskan dengan melamun,memikirkan betapa bodohnya dia.
Sekarang dia sudah kelas dua SMU.Baru hari pertama dia masuk,dia sudah bisa akrab dengan temen satu kelasnya yang baru.Tapi dia masih belum bisa mendapatkan teman atau sahabat yang baru karena setiap hari dia menghabiskan waktunya di perpustakaan.Sebenarnya,dia tidak menghabiskan waktunya diperpustakaan untuk membaca buku,tapi lebih banyak untuk melamun.
Sementara itu,Dirumah keluarga Romeo,Tengah terjadi perselisihan antara Romeo dan kedua orang tuanya.
“Ayah,Bunda.Kalian bisa enggak kalau enggak ngebelain dia mulu,dia bukan siapa siapa dikeluarga ini.Dia hanya masa lalu.Sebenarnya apa alasan kalian terus membelanya?”
“Romeo,apa kamu sudah lupa?siapa yang jadi sahabat pertamamu?siapa yang bisa terima semua kekuranganmu?Siapa yang bisa mewujudkan semua mimpimu untuk bisa bersenang senang dengan seorang sahabat?”Tanya Ayah
“Tapi itu masa lalu Ayah,aku juga sudah melupakannya.”
“Romeo,asal kamu tau selama kamu dan ayahmu pergi,Julietyang salalu menemani Bunda.Dan asal kamu tau,dia selalu setia menunggu kamu.Dia juga sering cerita ke Bunda,kalau dia sudah tidak sabar menunggu kepulangan kamu.Dia juga selalu cerita ke Bunda,kalau dia bahagia dan senang karena memiliki sahabat seperti kamu.Dan dia tidak perduli dengan dirimu yang lemah,justru itu yang membuat dia senang menjadi sahabat kamu karena dengan begitu kalian bisa saling melindungi dan selalu bersama.”
“Udahlah Bun,itu udah enggak ada gunanya lagi.”
Saat mereka berdebat,tiba tiba ada yang mengetuk pintu,dan saat dibuka pintunya ternyata tukang pos,yang mengantarkan surat,dan surat itu dari Juliet untuk Romeo.Saat mengetahui itu surat dari Juliet,Romeo langsung pergi kekamarnya,tapi ditahan oleh Bundanya.Dan terpaksa Romeo membacanya.
“Romeo,kamu lebih baik baca dulu surat dari Juliet.”
“Buat apa Bunda.Paling juga enggak penting.”
“Walau kamu sudah melupakan apa yang sudah kalian lalui,paling tidak kamu mau membaca surat darinya.Kamu tidak berbuat dosakan dengan membaca surat dari Juliet.”ucap Bunda
“Romeo,apa yang Bundamu bilang itu benar.”Timpal ayah
“Iya,aku bakal baca surat darinya.Tapi kalian jangan paksa aku buat ketemu dia lagi setelah ini.Aku sudah muak.”
“Iya,kami janji.”ucap Ayah dan Bunda hampir bersamaan
Setelah itu,Romeo membawa surat dari Juliet kekamarnya.Niat awalnya dia ingin membuang surat itu,tapi tiba tiba kenangannya saat bersama dengan Juliet kembali muncul.Bahkan saat Juliet menangis disampingnya karena khawatir padanya.Bahkan Romeo pun tidak tau kenapa dia harus mengingatnya lagi.mengingat semua kenangannya.Akhirnya dia membaca surat dari Sahabatnya itu.
Aku tau aku sudah lancang menulis surat ini buat kamu.Aku aku Cuma mau meminta maaf.Karena aku begitu bodoh.Bodoh karena selama ini selalu menunggumu.Dan yang paling bodoh dariku,aku menangis hanya karenamu,dan air mataku tak pernah berhenti.
Seperti katamu,semua itu adalah masa lalu.Masa lalu yang pantas untuk dilupakan.Aku tidak akan pernah mengingat semua itu lagi.Aku akan hapus semua itu dari ingatanku.Aku akan lupakan semua janji yang pernah kita buat,dan akan aku lupakan semua kenangan yang telah kita buat bersama.Aku juga akan lupakan semua kebahagiaan kita dulu.dan kamu bisa lupakan janjiku saat kita dirumah sakit.Aku hanya tak mau kisah persahabatan kita seperti kisah Romeo and Juliet,yang banyak orang yang menghalangi dan akhirnya berpisah karena kematian.Aku tak mau kita berpisah dengan kebencian,maka dari itu,aku mau meminta maaf atas segala kebodohanku.mungkin benar apa katamu,semua yang telah kita lalui berdua dulu hanyalah masa lalu.Dan masa lalu tak pantas untuk diingat kembali.Kamu memang benar,masa lalau harusnya dilupakan,bukan diungkin ungkit lagi,aku memang bodoh.Maaf,mulai sekarang,aku akan hapus semua kenangan itu,dan akan aku lupakan bahwa kita saling kenal,
Terima kasih sudah menyempatkan untuk membaca suratku yang tak berarti bagimu ini.Aku juga mau ucapkan terimakasih untuk semua yang telah kau berikan padaku dulu.Aku tidak akan pernah mengganggumulagi.
Dari sahabat yang tak berarti lagi
Juliet

Setelah membaca surat dari Juliet,perasaan Romeo makin berantakan,tiba tiba saja semua kenangannya bersama Juliet dan semua janjinya.Dan tanpa ia sadari air matanya yang telah lama tak keluar,kini mengalir dengan deras.Dalam fikirannya sekarang yang terlintas hanyalah Juliet.Dia langsung berlari keluar kamar dan langsung turun ke lantai bawah mengambil kunci mobil dan hpna.
“Romeo,kamu mau kemana?kenapa buru buru?”Tanya bunda
“Aku mau cari Juliet,bunda kasih aku no. telp dan alamatnya.”
“Bunda juga enggak tau alamatnya,kan kita biasanya kedanau.dan lagi,bunda udah berusaha buat telp Juliet dari dulu,tapi telponnya mati.”
“Danau?……mungkin aku bisa ketemu dia disana.makasih Bun.”
“Tunggu,sebelum kamu pergi bunda mau Tanya sama kamu.”
“Apa?”
“Apa kamu bener bener sudah lupa sama janji kalian?dan apa kamu bener bener menganggap bahwa Juliet adalah masa lalu yang pantas untuk dilupakan?ternyata kamu memang udah berubah.”
“Kalau untuk itu,aku enggak bisa bilang sama Bunda.Bukan,ini belum waktunya.dan aku enggak berubah”
“Kalau gitu,buktiin sama Bunda,kalau kamu enggak berubah,buktiin dengan bawa Juliet kesini.”
Setelah itu,Romeo langsung pergi kedanau dimana mereka dulu sering main kesana.Tapi nihil,Juliet enggak ada disana.Setelah lama Romeo lari kesana kemari tapi enggak ketemu juga.Akhirnya dia memutuskan untuk pulang kerumah
Saat sampe dirumah.Ada kejutan,karena saat dia baru turun dari mobil,dia lihat Juliet ada didepan pintu rumahnya dan lagi ngobrol dengan Bundanya.
Flashback:
“Juliet.kapan kamu kesini lagi ?,Bunda udah lama nunggu kamu.Dan kenapa kamu enggak bisa dihubungi?”Tanya BUnda Romeo bertubi tubi
“Bukan gitu,aku Cuma lagi enggak mau diganggu aja.Kalau gitu,aku pulang dulu.”Saat Juliet berebalik,tiba tiba Romeo udah ada dibelangnya.
Saat liat Romeo,Juliet langsung pergi tapi tangannya ditarik Romeo.Dia berusaha buat lepas,tapi Romeo terlalu kuat.
“Lepasin.Aku mau pergi sekarang.”ucap Juliet sambil tetap membelakangi Romeo dan Bundanya.
“Kamu mau kemana?kenapa kamu mau pergi?”ucap Romeo dengan suara yang lirih,pertanda dia mulai menangis
“Aku akan pergi ketempat dimana kamu enggak akan pernah lihat aku,dan bukannya itu maumu.Karena aku hanya masa lalu.”jawab Juliet yang mulai menangis
“Kenapa kamu lakuin ini?Kenapa kamu begitu kejam sama aku?Harusnya kamu enggak pernah lakuin ini sama aku.”ucap Romeo yang tiba tiba jatuh terduduk sambil menangis.
“Kamu bilang aku kejam?kenapa kamu bisa bilang aku kejam?justru kamu yang kejam.selama ini kamu enggak pernah tau gimana perasaanku.Selama dua tahun aku tunggu kamu,dan apa kamu tau,begitu aku denger kamu mau pulang,aku seneng banget.Tapi apa kamu juga tau?Gimana sakitnya hatiku waktu kamu bilang ke aku,kalau semua hanyalah masa lalu,masa lalu yang pantas untuk dilupakan.Tapi bagiku semua itu adalah kenangan yang gak akan pernah aku lupain.Karena kenangan itu bawa rasa yang tak dapat ku pahami.Aku pergi karena itu semua maumu.”jawab Juliet dengan membalikkan badannya dan air mata yang terus menetes.Air matanya terus menetes saat dia melihat Romeo,terduduk dan menangis
“Aku tau,ini semua salahku…aku memang bodoh…selalu buat kamu kecewa,aku selalu buat kamu nangis,aku ini memang bodoh.!!!kamu bener,aku enggak pantes ada dideketmu.Aku sama sekali enggak berguna.Mulai sekarang,aku enggak akan pernah muncul dan mengganggu hidupmu,aku janji.”ucap Romeo sambil memukul mukul kepalanya seolah berfikir bahwa dialah orang palng bodoh didunia ini.
“Apa kamu tau?gimana rasanya jadi aku?selama dua tahun cari tau rasa apa yang selalu bikin aku enggak bisa tidur.Dan saat aku tau rasa apa itu yang sebenarnya.Aku harus melupakan rasa itu.Dan karena kamu bilang enggak akan muncul dihadapanku lagi,maka aku akan melupakan juga rasa cintaku padamu.Selamat tinggal.Terima kasih atas segalanya.”Ucap Juliet,sambil melangkah meninggalkan Romeo,namun,langkahnya terhenti karena ucapan Romeo.
“Cinta?jadi selama ini kamu juga cinta aku?aku kira cintaku bertepuk sebelah tangan.Aku bahagia kalau kamu juga cinta aku.”
“Tapi untuk apa kita saling cinta jika akhirnya harus kita lupakan semuanya?”
“Untuk apa kita lupakan?”
“Bukankah itu maumu?melupakan semua kenangan kita.”
“Itu dulu,sebelum aku tau bahwa kamu juga cinta aku.”
“Jadi maksudmu?”
“So…will you be my girlfriend?”Ucap Romeo dengan menyeka air mata Juliet.
“Yes I do.”

kau

Izinkan aku tetap menatapmu
karena aku tak bisa memilikimu
walau kutau cinta tak harus memiliki
namun izinkan aku tetap untuk tetap mengagumimu
mengagumimu dari sisi tergelap yang tak pernah enkau anggap
sebenarnya ku ingin memilikimu
tapi kusadar siapa diriku ini
aku hanyalah manusia bodoh
yang hanya bisa bermimpi dan mengagumimu saja
tanpa berusaha tuk ungkapkan isi hatiku
bila nanti kau pergi
dan aku tak dapat lagi menemukan dan melihatmu
aku akan membuka memoriku
memori akan dirimu yangtelah lama ku simpan

II

kasih maafkan aku yang telah terlalu lama tinggalkanmu

namun,tak sedikitpun rasa cintaku padamu berkurang

rasa hampa hati ini kian terasa

kala ku ingat senyuman indah yang hiasi wajahmu

tuk curahkan isi hatiku yang tak tersampaikan

sedikit demi sedikit kutorehkan tinta diselembar kertas putih

kurangkai kata pertanda cintaku padamu

kata yang wakili semua rasa rinduku

ku tak mampu bayangkan

jika kelak kau lupakanku dan berpaling dariku

saat kau t’lah lupakan rasa cintamu padaku

saat kau t’lah lupakan kenangan indah kita dulu

ku t’lah coba dekati yang lain

tapi tak ada yang sepertimu

hatiku masih tetap terkunci hanya untukmu

tak ada kenangan yang lebih indah dari kenangan yang pernah kita lalui berdua

ingin ku peluk erat dirimu agar semua kerinduanku ini hilang

ingin ku ulang semua kenangan indah kita dulu

masih teringat jelas saat kita tertawa bersama lepas semua beban

kau adalah separuh jiwaku

kau bagian terpenting dalam hidupku

hanyalah dirimu yang ada didalam hati dan hidupku

kau adalah yang terakhir di hidupku

I

berhari hari kulalui sendiri

tanpa dirimu disisiku

keheningan melam kian terasa

hati ini kian pedih kala kuingat dirimu

masih teringat jelas dibenakku

saat kau tinggalkan ku sendiri

hingga kini kumasih menunggumu kembali

tapi kini kusadar,itu tak akan pernah terjadi

hatiku kian pedih,harapanku pupus seketika

saat dirimu yang telah lama kunanti nanti

akhirnya datang kembali

tapi harapanku padamu t’lah pupus

kala kulihat kau tertawa bahagia bersamanya

dan saat kulihat kau kecup bibirnya

semuanya hancur

asa menyergap hidupku

kelam kian menjerat ragaku

hanya satu kata yang ada dibenakku “pupus”

semua kenangan indah kita dulu

kankukubur dalam dalam,di hatiku

dan akan ku kubur dalam dalam rasa cintaku padamu

yangpernah tumbuh dalam hati ini

sang pemimpi…itulah aku

kusadar…

aku tidaklah sempurna

aku bukanlah seorang putri yang bisa mendapatkan apa yang aku mau dengan begitu mudah

aku hanya manusia biasa yang hanya bisa bermimpi

tanpa bisa mendapatkan apa yang aku mau

selalu bermimpi dan bermimpi

itulah kehidupanku selama ini

aku hanya bisa bermimpi karena aku takut menghadapi kenyataan hidup ini

semua mimpi yang selama ini ada di anganku

tak pernah dan tak akan bisa jadi kenyatsatu satunya yang Ku inginkan di hidupku

hanyalah bersamamu

bersama dalam keadaan apapun

dalam seka dan duka

semua hanya ingin kulewati bersamamu

tapi ku sadar,smeua itu hayalah mimpi

mimpi yang terlalu tinggi

hinga ku takut jika aku bangun dari mimpiku dan terjatuh

dan rasa sakit yang tak bisa hilang

andai Ku bisa bersamamu selalu

mungkin anya sekedar menyapamu saja dan mengagumimu dari jauh pun

itu sudah cukup untukku

tak inginku bila kau pergi dari pandanganku

entah apa yang bisa aku lakukan

jika nanti kau mulai menjauh da aku tak bisa lagi melihatmu

puisi VII

ada yang bilang “cinta itu tak selamanya harus saling memiliki
mungkin itu memang benar
karena kini aku benar benar merasakannya sendiri
merasakan mencinta tanpa dicinta
rasa yang awalnya begitu manis dan indah
namun pada akhirnya berubah menjadi pahit dan menyakitkan
diam hanya itulah yang bisa kulakukan saat ini
tak ada lagi yang mampuku lakukan
menunggu rasa itu akan hilang dengan sendirinya
hingga tak lagi rasa yang tersisa walau hanya sedikit
entah kapan rasa itu akan akan hilang dan hapuskan sakit yang memberkas dalam hati
sekarang yang kurasa hanya sepi
duniaku kini seperti tak berwarna lagi

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.